Tugas Jurnalistik Multimedia 1 M Axel D


Tugas Jurnalistik Multimedia 1



Disusun Oleh
Muhammad Axel Dilvala
01716146301
MIK 2B

Dosen Pengampu
Yolanda Presiana Desi, S.IP., MA




Manajemen Informasi dan Komunikasi
Sekolah Tinggi Multimedia Yogyakarta



1.      Ringkasan Berita
Peringatan diadakan di daerah kota selatan Perancis, Trebes untuk menghormati empat korban yang dibunuh oleh seorang penembak islamis pada hari Jum’at.
Seorang polisi, Letkol Arnaud Beltrame, yang meninggal untuk menyelamatkan hidup para tahanan disebuah pengepungan supermarket, juga dihormati di sebuah peringatan nasional  di Paris di hari yang akan datang. Dia dipuji sebagai pahlawan setelah menukarkan nyawanya sendiri demi keselamatan para tahanan.
Penembak, yaitu Redouane Lakdim berusia 25 tahun, sudah berada di daftar pantauan ekstremis dan telah dikenal oleh otoritas sebagai penjahat. Dia ditembak mati oleh polisi.
      Lakdim, yang berjanji setia dengan militan Negara Islam, dikatakan meminta pelepasan Salah Abdeslam, tersangka paling penting di serangan 13 November 2015 di Paris, yang membunuh 130 orang.

2.     5W + 1H + So What

a.      What : Peringatan diadakan di daerah kota selatan Perancis, Trebes untuk menghormati empat korban yang dibunuh oleh seorang penembak islamis pada hari Jum’at.
b.      When : 25 Maret 2018
c.      Where : Trebes, Perancis
d.     Who : Arnaud Beltrame, Redouane Lakdim, para tawanan di peristiwa, dan korban-korban lainnya
e.      Why : Untuk memperingati jasa pahlawan yang merelakan nyawanya sendiri supaya dapat menyelamatkan orang yang bahkan tidak dia kenal, dan beberapa korban lain yang ikut meninggal sepanjang rencana Redouane Lakdim.
f.       How : Cerita bermula dengan aksi penyergapan oleh Redouane Lakdim, di kota Trebes, Perancis. Lakdim menjadikan 4 orang sebagai tahanan, yang digunakan untuk memaksa polisi Perancis melepaskan Salah Abdeslam dari jeruji besi. Namun aksi tersebut digagalkan oleh 1 orang polisi bernama Arnaud Beltrame yang dengan gagah berani membebaskan 4 tahanan itu, namun dia harus kehilangan nyawanya sebagai gantinya. Sebelum aksi itu terjadi, Lakdim sudah membunuh 3 orang, dan juga melukai 16 orang.
g.      So What : Aksi Arnaud itu memunculkan simpati dari publik, orang-orang berdatangan untuk memperingati peristiwa miris itu. Belasungkawa tidak hanya berdatangan untuk Arnaud, namun juga semua korban yang meninggal pada proses tindakan kriminal yang dilakukan oleh Lakdim.

3.     News Value
a.      Significance : Berita ini ditujukan untuk warga eropa, terutama Perancis supaya ikut bersimpati terhadap korban serangan itu. Namun, hal ini bukan berarti kita sebagai orang Indonesia bisa berbuat tidak peduli terhadap peristiwa ini, karena ini bukan masalah jarak, ini masalah kemanusiaan.
b.      Timeliness : Berita ini masih fresh from the oven, terjadi sekitar 2/3 hari dari tanggal 25 Maret 2018.
c.      Proximity : Kejadian terjadi di Perancis sehingga tidak memiliki nilai proximity yang besar terhadap orang Indonesia
d.     Magnitude : Berita ini sangat besar mengingat serangan teror merupakan masalah yang sangat sering terjadi di banyak negara.
e.      Promincence : Bagi warga perancis, tokoh yang terlibat dari peristiwa ini berhasil menarik perhatian dan juga simpati dari masyarakat.
f.       Conflict : Nilai konflik yang ada di berita ini cukup tinggi yaitu berisi 2 kubu yang saling bertentangan
g.      Human Interest : Kejadian ini membahas gugurnya korban-korban jiwa yang terjadi akibat serangan dari orang lain

4.    Kesimpulan
Berita ini merupakan berita yang diolah dengan cukup baik yang mempertimbangkan 5W+1H dan menggunakan semua atau kebanyakan dari 7 news value yang ada. Dengan suasana berita bertema terror dan ditambah dengan bumbu simpati terhadap korban, berita ini berhasil menarik minat pembaca tidak hanya yang sedaerah dengan kejadian tersebut, namun juga orang-orang luar yang peduli pada kemanusiaan.



(news source : http://www.bbc.com/news/world-europe-43531272)


Comments

Popular posts from this blog

State of Play, Sebuah Film Psychological Thriller yang Menegangkan dan Dibalut dengan Jurnalisme yang Kental.